Pertanyaan: Apa resolusi Anda di tahun 2015?
Jawaban: Menjaga kesehatan.
I am still young, but health must not be taken for granted. I realize that everybody's getting old and if I am not careful, I might end up old and unhealthy. So i decided that 2015 should be a healthier year for me *let's try*.
Yang paling mudah dilihat dulu saja ya, menjaga kesehatan jasmani. Aih, seperti pelajaran zaman SD saja ya. Selama ini saya tidak punya waktu *niat* olahraga. Ya, bersembunyi di balik alasan ini dan itu, sebenarnya niat saya saja yang rendah. Padahal di tempat kos saya itu sudah ada fasilitas gym *walaupun minimalis* dan kelas aerobik *dan sejenisnya* lho. Tapi dengan hebatnya saya selalu punya alasan untuk tidak melangkahkan kaki ke sana, padahal mungkin tidak lebih dari 10 langkah *luar biasa*. 2015, marilah mengolah tubuh setidaknya sekali dalam seminggu.
Yang kedua, kesehatan materi. Oh, ini sedikit agak lebih sulit namun masih dapat terlihat. Mungkin tidak oleh orang lain, namun setidaknya saya akan sadar ketika menatap saldo di buku tabungan dan tagihan kartu kredit *alamak*. Oke, saya akui selama ini saya bukanlah pengelola keuangan yang baik. Terlalu banyak hura-hura hingga berujung pada minimnya saldo tabungan.
2015, saya harus lebih bijak dalam memisahkan pengeluaran masa kini dan jaminan untuk masa depan. The best way to do that for me, membuat tabungan berjangka, atau apapun namanya yang penting uang saya dikunci oleh pihak ketiga.
Selanjutnya, agar kesehatan itu semakin sempurna dan berarti, harus dilengkapi dengan memastikan kesehatan rohani. Merancangkan masa depan di dunia untuk bisa dinikmati dengan tubuh dan keuangan yang sehat memang baik. Tetapi siapa sih yang tahu sampai kapan saya masih ada di dunia ini? Kalau besok mati bagaimana?
Nah, saya adalah orang yang percaya bahwa ada kehidupan setelah kematian. Walaupun saya tahu selama ini saya tidak memberi perhatian yang cukup untuk kehidupan rohani saya, too many ups and downs. Dengan bertambahnya usia dan berkurangnya jatah umur di dunia, rasanya 2015 harus diresolusikan untuk menjadi tahun persiapan memasuki kehidupan itu. Bagaimana caranya? Check the Bible.
Terakhir, menjaga kesehatan hubungan dengan orang-orang sekitar. Jangan buang-buang waktu untuk mereka yang tidak punya waktu untuk Anda. Jangan terlalu memikirkan perkataan orang tentang Anda karena apapun yang Anda lakukan, banyak yang berambisi membuat Anda tenar dengan membicarakan Anda. Jangan menghabiskan waktu dengan sia-sia untuk menjadi salah satu orang yang suka membuat orang lain tenar dengan membicarakan *hal-hal buruk* tentang mereka.
My point is, surround yourself with positive people or people that really matter for you. And don't take them for granted for you may not know when they will be gone.
Hmmpphhh..sekian saja resolusi saya. Hanya ada 4 poin dan intinya sederhana untuk menuju ke arah kehidupan yang lebih sehat. Aplikasinya? Doakan saja ya.
Selamat menyambut tahun baru 2015!